Rabu, 16 November 2016

Mengapa Pekerja Senior Cemas?






            Telah banyak diketahui bahwa para pekerja senior mengalami saat-saat yang penuh kecemasan. Bagaimana pendapat para ahli mengenai hal ini? 

            Seorang ahli Psikologi, Angela Stinson dari Strayer University, menyampaikan dalam sebuah Jurnal, bahwa saat bekerja, banyak orang yang berhadapan dengan kecemasan dari waktu ke waktu dalam keseharian mereka. Banyak juga orang-orang yang merasakan kecemasan dalam kurun waktu yang lama, namun tidak menyadarinya sampai performa kerjanya menjadi terganggu. 




            Mereka yang menderita kecemasan bisa jadi terlihat bisa bekerja secara normal, karena itulah  kecemasan dan stress menjadi tidak bisa dideteksi dan tidak tertangani dengan baik. Orang-orang dengan kecemasan yang tinggi bisa terus melakukan rutinitas mereka dan tidak menyadari efek jangka panjang dari kondisi yang mereka rasakan dan pengaruhnya pada kesehatan dan produktivitas kerjanya.

            Karena itulah, ESQ mempersiapkan sesi khusus Wisdom Living, dalam Training untuk Pekerja Senior. Sesi Wisdom Living ini diberikan untuk memastikan setiap peserta mendapatkan arahan dalam hidupnya kembali. Sesi Wisdom Living ini juga terbukti membuat peserta menurun kecemasannya, dan bahkan mereka merasakan semangat hidup kembali. Mereka kemudian menjadi bersemangat untuk melakukan aktivitas bermakna setelah mereka pensiun.

Di dalam Training ini kita diajak untuk melewati spiritual journey dimana kita melihat betapa tidak terbatasnya kuasa Tuhan Yang Maha Dahsyat. Dan di dalam training tersebut kita didorong untuk menemukan tujuan hidup yang besar, agar tumbuh harapan hidup dan optimisme untuk menghadapi kehidupan, dan menumbuhkan keyakinan dan kekuatan yang membuat kita bisa mencapai cita-cita yang kita inginkan, tanpa melihat batasan usia. 

Hal ini sejalan dengan temuan dari Jaffe (2007, dalam Stinson, 2010), yang mengatakan bahwa sebagai hasil dari kecemasan yang seseorang rasakan, akan : 
- menurunkan kemampuan seseorang untuk berpikir dengan benar, 
- tidak bisa berfungsi secara efektif, dan 
- membuat seseorang menjadi cacat, secara fisik dan emosional. 


Marshall dan Taylor (2008) menyampaikan bahwa dalam perumusan kebijakan yang berkaitan dengan tenaga kerja senior, diperlukan suatu pelatihan khusus agar mereka bisa menyiapkan proses pensiunnya dan mulai memiliki pendapatan bisa menutupi kebutuhan mereka setelah pensiun nantinya. 

Syarat bagi program pelatihan yang diharapkan bisa didapatkan oleh para pekerja senior adalah program yang : 

1. Bisa meningkatkan skill, motivasi, dan mobilitas dari pekerja senior
2. Memberikan good practice yang mendukung dan diperlukan untuk pembelajaran sepanjang hayat
         




Sehubungan dengan teori diatas, kami dari ESQ MPP mengaplikasikannya dengan bantuan sejumlah tenaga ahli yang telah merancang agar di dalam pelatihan yang kami lakukan, kebutuhan para pekerja senior bisa tercukupi.

       Mengapa ESQ MPP memiliki kepuasan peserta yang sangat tinggi adalah karena dalam Training ESQ MPP Premium, kami memberikan pembekalan materi dengan cara pelatihan yang sangat profesional, dalam bidang : 

·         Leverage Mindset
·         Financial Quotient
·         Wisdom Living
·         Healthy Session
·         Psychology Session

Sebagai salah satu provider yang bergerak untuk menjadi Provider Training nomor 1 di Indonesia, kami terus melakukan terobosan dalam berbagai bidang. Untuk keterangan lebih lengkap mengenai Training Masa Persiapan Pensiun dari ESQ, mohon untuk mengunjungi : www.esqmpp.com atau kirim email ke : esqmpp@gmail.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar